Langsung ke konten utama

BERSIN


Lumprahnya saat bersin orang biasa menutupi hidungnya menggunakan tisu atau sapu tangan.

Tapi bagaimana jika anda tidak sedang membawa tisu atau sapu tangan?

Menurut beberapa ahli kesehatan anda harus mengarahkan kelengan baju anda.

Jika ditutup dengan tangan, sebagian kuman tidak akan berlama-lama menempel di kulit dan segera beterbangan saat partikel-partikel bersin itu mulai mengering. Belum lagi jika kemudian tangannya memegang sesuatu, maka kuman itu akan mudah berpindah tempat.

Cara paling aman untuk membatasi penyebaran kuman adalah menutupi bersin dengan tisu, karena serabutnya yang lembut merupakan perangkap terbaik bagi kuman sekecil apapun. Tisu yang telah digunakan untuk bersin harus segera dibuang, sesudah itu tetap harus cuci tangan.


Untuk mengajarkan cara menggunakan tisu saat bersin, sebuah sekolah di Selandia Baru yakni Bucklands Beach Intermediate bahkan memberikan kelas tersendiri bagi para muridnya. Kelas yang dinamakan Sneeze Safe ini bertujuan untuk mengurangi risiko infeksi di lingkungan sekolah.

"Penting bagi para siswa untuk belajar menjaga kebersihan, karena tidak mudah mengendalikan pilek di sekolah," ungkap Grace Sharrem, salah seorang guru yang mengajar di kelas Sneeze Safe seperti dikutip dari Times.co.nz, Minggu (8/5/2011).
Sementara itu di Inggris, Prof John Oxford dari London's Queen Mary Medical School juga sangat tidak menyarankan untuk menutupi bersin dengan tangan kosong. Jika tidak punya tisu atau saputangan, ia menganjurkan untuk mengarahkan bersin ke lengan baju.

"Etika terbaru saat seseorang akan batuk dan bersin adalah mengarahkannya ke lengan baju, tidak cukup hanya menutupinya dengan telapak tangan. Cara ini bisa memutus rantai penularan kuman," ungkap Prof Oxford seperti dikutip dari Physorg.com.
Untuk menjamin penutup bersin tetap steril, Prof Oxford juga lebih menganjurkan tisu yang hanya sekali pakai daripada saputangan yang bisa dicuci berulang-ulang. Namun saputangan atau lengan baju tetap lebih baik dibandingkan tangan kosong.
Meski sudah menggunakan tisu atau lengan baju, Prof Oxford juga sependapat bahwa sesudah bersin harus tetap cuci tangan di bawah air mengalir. Lakukan selama 40 detik, atau kira-kira sama dengan menyanyikan lagu Happy Birthday sebanyak 2 kali dengan tempo sedang.

Semoga bermanfaat :)
Salam sehat sobat 'tkt'

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merawat Kuku

Dari setiap inci tubuh dalam manusia butuh perhatian, termasuk juga kuku. ada beberapa produk yang dijual dipasaran yang dikhususkan untuk perawatan kuku. ada juga beberapa hal yang bisa kamu lakukan sendiri guna menjaga agar kuku kamu tetap bersih, sehat dan indah. 1. berlama-lama dibawah terik matahari atau berenang dapat membuat kuku kering. Segeralah menggunakan pelembab untuk mengatasi kuku kering. 2. Jika memiliki kuku yang rapuh, mudah sobek atau patah, jagalah selalu kuku supaya tetap lembap. 3. Berikan kesempatan kuku bernafas sesering mungkin, jadi hindari pemakaian cat kuku terlalu sering. 4. Oleskan krim tangan setelah mencuci piring atau mencuci tangan. lebih baik gunakan sarung tangan saat melakukan pekerjaan rumah, namun sebelumnya oleskan krim pada tangan kamu. tips nya simpanlah krim tangan di dekat dapur supaya tidak lupa memakainya. 5. Tancapkan sabun batang ke kuku sebelum melakukan pekerjaan rumah, tujuannya agar kotoran tidak melekat pada kuku dan m...

Happy Eid Mubarak 1432 H

Hai sobat 'tkt' Saya selaku admin blog ini mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri dan mohon maaf lahir dan batin. Mungkin saja selama saya memposting sesuatu ada diantara pembaca yang tersingggung, saya mohon maaf. Kesalahan iu datang dari manusia dan kesempurnaan hanya ada pada Allah SWT.

Perawatan Daerah V

  Sobat ‘tkt’ (khusus perempuan) biasanya sangat memperhatikan penampilan, selalu ingin terlihat sempurna dihadapan orang lain, khususnya dihadapan seseorang yang dicintai. Tak ayal uang berjuta-juta  melayang untuk melakukan perawatan, baik untuk wajah, perawatan kulit, rambut, bahkan mahkota terindah yang di miliki wanita. Namun, dari sekian banyak wanita di dunia, umumnya porsi perhatian berada pada perawatan luar (wajah, kulit dan rambut) dan seringkali mengabaikan organ tercantik yaitu si mahkota perempuan. Setiap wanita pastinya mempunyai sebuah mahkota atau daerah intim/daerah V (vagina) yang patut dijaga dengan sangat hati-hati, terkadang banyak perempuan yang kurang memperhatikan daerah intim miliknya tersebut. Padahal organ intim tersebut rawan sekali terhadap serangan kuman dan bibit penyakit yang efeknya bisa sangat berbahaya nantinya. Walaupun begitu, Allah masih sayang dengan kita umatnya, maksudnya? asal sobat ‘tkt’ tahu ternyata vagina mempunyai mekani...